Pah hari ini dede ulang tahun. Semakin terasa ya Pah kehilangannya. Biasanya kalau Iis dan dede ulang tahun, Papah bakal nyempetin masak sop buntut buat kami. Dan gak ada yang bisa masak sop buntut seenak masakan Papah. Iis kebangun dan gak bisa tidur lagi Pah. Iis kangen banget sama Papah. Kapan Iis bisa tenang, Pah?… Continue reading Dear Papah. (2)
Author: loveliestr
Dear Papah.
Papah sayang, Hari ini lebaran pertama tanpa Papah. Minggu depan ulang tahun pertama Iis tanpa Papah. Seharian ini Iis nahan nangis, Pah. Karena Iis tahu kalau Iis nangis gak akan bisa berhenti. Tapi, ternyata ditahan lama-lama gak kuat juga. Akhirnya Iis nangis, dan beneran gak bisa berhenti. Sampai Iis menulis ini, Iis belum berhenti menangis.… Continue reading Dear Papah.
Berhenti Menulis
Aku ingin berhenti menulis. Kurasa, sudah tidak terhitung berapa kali pikiran itu muncul. Saat aku marah pada diri sendiri karena selalu gagal mencapai target yang kubuat untuk tulisan-tulisan yang lama terbengkalai. Saat aku merasa bersalah karena setelah hari panjang yang melelahkan aku ketiduran dan melewatkan lagi satu hari tanpa menulis sedikit pun. Saat perasaan iri… Continue reading Berhenti Menulis
Yang Tak Lagi Bisa Diucapkan
Saya pernah melewati banyak sekali fase depresif. Pada waktu-waktu itu, saat ada seseorang yang menanyakan kabar, saya bisa menjawab “baik” pada orang-orang yang tidak terlalu dekat, atau mengatakan sebaliknya pada orang-orang terdekat. Saya selalu memahami bahwa merasa tidak baik-baik saja bukanlah hal memalukan. Oleh karena itu, bisa mengenali saat-saat saya sedang tidak baik-baik saja dan… Continue reading Yang Tak Lagi Bisa Diucapkan
Capek.
Jika yang saya ketahui itu benar; kita diberikan pilihan untuk dilahirkan ke dunia atau tidak sebelum ruh ditiupkan, saya bertanya-tanya, apa yang membuat saya waktu itu menjawab “iya”. Detik saat saya mulai menulis ini, saya merasakan kegagalan bertubi-tubi. Sebagai seorang anak, seorang saudara, seorang teman, seorang “ibu” bagi para kucing, bahkan saya gagal menjadi diri… Continue reading Capek.
Tentang Penerimaan
Beberapa hari terakhir saya belajar bahwa penerimaan (dari banyak hal lain yang juga demikian) adalah sebuah proses yang akan terjadi sepanjang hidup. Akan selalu ada hal-hal baru yang harus diterima. Akan selalu ada orang yang kita sayangi tapi tidak menyayangi kita. Akan selalu ada kebaikan yang kita berikan tapi dibalas dengan keburukan. Akan selalu ada… Continue reading Tentang Penerimaan
Aku Ingin
Bukan. Ini bukan Aku Ingin-nya Sapardi Djoko Damono. Ini aku ingin-ku sendiri. Aku ingin bisa menghentikan waktu, biar kalau ketemu kamu, aku bisa berhentiin waktu dan bisa sama kamu lebih lama. Soalnya ketemu kamu jarang dan susah. Jadi aku ingin waktu berhenti saat ketemu kamu. Sedikit lebih lama. Sebentar aja. Tidak lebih lama dari selamanya.
Boleh Aja Ya, Tuhan?
Hidup terasa begitu aneh akhir-akhir ini. Beberapa hal yang terjadi belakangan tidak pernah terbayangkan di benak saya, atau jika pernah—saya tidak pernah menyangka itu ternyata bisa jadi kenyataan. Tentu, saya pernah atau masih menginginkan beberapa hal, tapi saya juga tahu beberapa hal tidak mungkin terjadi. Karena banyak hal di dunia ini yang berada di luar… Continue reading Boleh Aja Ya, Tuhan?
Another Writing
Hidup, belakangan ini, terasa begitu sulit. Aku selalu berpikir, nggak apa-apa, besok akan lebih baik, besok akan lebih baik. Tapi ternyata nggak jadi lebih baik. Setiap hari ada stresor baru, setiap hari ada tuntutan dan tekanan baru, setiap hari rasanya melelahkan. Sejujurnya, aku sedang mengerjakan dua naskah yang sudah lama nggak selesai-selesai, tapi kemudian, akumulasi… Continue reading Another Writing
Suicide Note
Selama ini, setelah menonton film atau membaca buku, aku sering bertanya-tanya. Kenapa ketika tokohnya bunuh diri, mereka sering meninggalkan catatan atau surat untuk orang-orang yang mereka tinggalkan? Di 13 Reasons Why, misalnya, Hannah bahkan meninggalkan lebih dari selusin rekaman suara setelah dia memutuskan untuk pergi. Belakangan, aku menyadari bahwa seringkali ada hal-hal yang mungkin tidak… Continue reading Suicide Note