Journal, Random Thought

Dear Papah.

Papah sayang, Hari ini lebaran pertama tanpa Papah. Minggu depan ulang tahun pertama Iis tanpa Papah. Seharian ini Iis nahan nangis, Pah. Karena Iis tahu kalau Iis nangis gak akan bisa berhenti. Tapi, ternyata ditahan lama-lama gak kuat juga. Akhirnya Iis nangis, dan beneran gak bisa berhenti. Sampai Iis menulis ini, Iis belum berhenti menangis.… Continue reading Dear Papah.

Journal, Random Thought, Writing

Berhenti Menulis

Aku ingin berhenti menulis. Kurasa, sudah tidak terhitung berapa kali pikiran itu muncul. Saat aku marah pada diri sendiri karena selalu gagal mencapai target yang kubuat untuk tulisan-tulisan yang lama terbengkalai. Saat aku merasa bersalah karena setelah hari panjang yang melelahkan aku ketiduran dan melewatkan lagi satu hari tanpa menulis sedikit pun. Saat perasaan iri… Continue reading Berhenti Menulis

Uncategorized

Yang Tak Lagi Bisa Diucapkan

Saya pernah melewati banyak sekali fase depresif. Pada waktu-waktu itu, saat ada seseorang yang menanyakan kabar, saya bisa menjawab “baik” pada orang-orang yang tidak terlalu dekat, atau mengatakan sebaliknya pada orang-orang terdekat. Saya selalu memahami bahwa merasa tidak baik-baik saja bukanlah hal memalukan. Oleh karena itu, bisa mengenali saat-saat saya sedang tidak baik-baik saja dan… Continue reading Yang Tak Lagi Bisa Diucapkan

Journal, Random Thought

Capek.

Jika yang saya ketahui itu benar; kita diberikan pilihan untuk dilahirkan ke dunia atau tidak sebelum ruh ditiupkan, saya bertanya-tanya, apa yang membuat saya waktu itu menjawab “iya”. Detik saat saya mulai menulis ini, saya merasakan kegagalan bertubi-tubi. Sebagai seorang anak, seorang saudara, seorang teman, seorang “ibu” bagi para kucing, bahkan saya gagal menjadi diri… Continue reading Capek.

Journal, Random Thought, Writing

Another Writing

Hidup, belakangan ini, terasa begitu sulit. Aku selalu berpikir, nggak apa-apa, besok akan lebih baik, besok akan lebih baik. Tapi ternyata nggak jadi lebih baik. Setiap hari ada stresor baru, setiap hari ada tuntutan dan tekanan baru, setiap hari rasanya melelahkan. Sejujurnya, aku sedang mengerjakan dua naskah yang sudah lama nggak selesai-selesai, tapi kemudian, akumulasi… Continue reading Another Writing

Journal, Random Thought

Suicide Note

Selama ini, setelah menonton film atau membaca buku, aku sering bertanya-tanya. Kenapa ketika tokohnya bunuh diri, mereka sering meninggalkan catatan atau surat untuk orang-orang yang mereka tinggalkan? Di 13 Reasons Why, misalnya, Hannah bahkan meninggalkan lebih dari selusin rekaman suara setelah dia memutuskan untuk pergi. Belakangan, aku menyadari bahwa seringkali ada hal-hal yang mungkin tidak… Continue reading Suicide Note