Journal, Random Thought

Dari Hubungan Profesional Hingga Jadi Kesayangan Editor

Belakangan, aku menyadari kalau aku cukup terampil membina hubungan di luar hubungan profesional. Bukan, bukan hubungan yang menjurus ke arah romansa atau hal-hal semacam itu, tapi hubungan yang baik dan hangat—yang membicarakan hal-hal lain di luar pekerjaan. Tentu, tidak semua orang atau hubungan profesional bisa berubah menjadi hubungan yang hangat, tapi seringkali, ketika hubungan profesional… Continue reading Dari Hubungan Profesional Hingga Jadi Kesayangan Editor

Journal, Random Thought

Pastel

Selama beberapa hari, aku sudah berusaha untuk menahan diri. Agar tidak terlalu melankolis, agar tidak terkesan dramatis. Namun, berhari-hari setelah Pastel mati ditabrak subuh itu, gumpalan perasaan yang tidak mengenakkan terus mengganjal. Tidurku juga jadi tidak nyenyak. Setiap kali mendengar suara kendaraan melaju di depan rumah, aku selalu mengulang kenangan subuh itu; yang sepi dan… Continue reading Pastel

Journal, Random Thought

Pulang

Sepuluh hari terakhir saya jalani dengan perasaan tidak menentu. Saya merasa lelah sepanjang hari, tersiksa karena kabut asap yang menyambut sejak hari kedatangan saya, bingung harus memulai segala sesuatu dari mana. Segalanya terasa tidak nyaman. Saya merasa kehilangan banyak bagian dari kehidupan saya, dan jika ada yang bisa membuat saya tetap waras, maka saya rasa,… Continue reading Pulang

Journal, Random Thought

Bagaimana Jika

Sepanjang hari, linimasa instagram saya dilewati oleh teman-teman yang mengikuti event 30 Hari Bercerita. Tema hari ini adalah “Bagaimana Jika”. Menarik, karena kemudian tema itu membuat saya ingat bahwa bagaimana jika adalah pertanyaan yang paling menyebalkan buat saya, tapi juga sekaligus jadi pertanyaan yang sering saya tanyakan kepada diri sendiri. Bagaimana jika saya gagal mendapatkan… Continue reading Bagaimana Jika

Review

William Hakim, Bintang Paling Terang

Bismillah.. Sebelum tulisan yang semacam ulasan tapi juga bukan ulasan ini, izinkan aku memulainya dengan sebuah kalimat dari William Hakim dalam Forgiven yang aku yakin bergema di hati penggemarnya. “Akhirnya, ada beberapa hal yang aku nggak ahli kan, K. I can’t tell you how I love you. That’s just—way beyond my vocabulary.” *kemudian aku galau… Continue reading William Hakim, Bintang Paling Terang

Journal, Random Thought

Aries

Beberapa waktu lalu, gue membaca buku terbaru Seplia yang berjudul Kelly on the Move. Buku itu menceritakan tentang Kelly yang jatuh bangun setelah ditinggal pacarnya, padahal mereka sudah jadian selama sepuluh tahun. Waktu membaca buku itu, gue nggak berhenti baper. Sebagian besar cerita itu menohok gue teramat dalam, pacaran lama, mendampingi ketika susah, dan ketika… Continue reading Aries

Letters of Love

Kangen

“Kamu pernah nggak sih kangen sama aku?” Pertanyaan itu pernah kutanyakan padanya beberapa minggu setelah kami saling kenal. Pertanyaan yang awalnya kutanyakan dengan maksud bercanda, tapi ternyata aku juga begitu penasaran dengan jawabannya. Kalau diingat-ingat lagi, mungkin itu adalah saat-saat awal aku menyadari kalau ada perasaan yang berbeda yang kumiliki untuknya. Kupikir aku hanya bercanda… Continue reading Kangen

Letters of Love

Aryabima

Namanya Aryabima Bagaskara, dan seperti yang Alyssa bilang, aku belum lama kenal laki-laki itu. Kami pertama kali bertemu saat sedang sama-sama menjadi volunteer di acara komunitas lupus dua bulan yang lalu dan berada dalam divisi yang sama. Percakapan menyenangkan selama masa persiapan acara membawa kami pada percakapan-percakapan selanjutnya. Kami kemudian bertukar nomor whatsapp setelah acara… Continue reading Aryabima